Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

‎Pasukan Orange DLH PALI Bergerak Cepat, Karnaval Usai Sampah Bersih dalam Hitungan Jam

Selasa, 18 Agustus 2026 | Agustus 18, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-19T05:15:44Z


‎PALI, Sumatera Selatan — Gemerlap perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia boleh saja berakhir ketika iring-iringan karnaval meninggalkan jalanan. Namun, bagi pasukan kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), pekerjaan justru baru dimulai.

‎Usai pelaksanaan karnaval pada Selasa (18/8/2026), sejumlah ruas jalan yang menjadi pusat dan rute kegiatan sempat dipenuhi sampah. Namun, pemandangan itu tak berlangsung lama.


‎Dalam hitungan beberapa jam, pasukan orange DLH PALI langsung turun tangan. Mereka menyisir jalan, mengangkut sampah dan membersihkan sisa-sisa kegiatan hingga lingkungan kembali bersih dan nyaman digunakan masyarakat.


‎Di balik ramainya perayaan kemerdekaan, ada tangan-tangan yang bekerja dalam diam. Saat sebagian masyarakat telah pulang beristirahat, para petugas kebersihan masih berjibaku dengan sampah yang tersisa.

‎Salah seorang tenaga kebersihan DLH PALI yang ditemui media svectrum.com, Rabu (19/8/2026), meminta namanya tidak dipublikasikan. Ia mengatakan, membersihkan sampah setelah kegiatan bukan sekadar pekerjaan, tetapi tanggung jawab yang harus mereka jalankan.



‎“Ini sudah tanggung jawab kami. Setelah kegiatan karnaval selesai sore kemarin, kami sudah melakukan pembersihan. Selain menjadi tanggung jawab kami, kepala dinas juga sudah mewanti-wanti sejak awal agar tidak terjadi penumpukan sampah yang mengganggu kepentingan umum,” ujarnya.

‎Kerja cepat tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat. Sejumlah warga menilai, keberadaan petugas kebersihan sering kali baru terasa ketika lingkungan mulai kotor. Padahal, di balik jalanan yang kembali bersih, ada tenaga dan waktu yang harus mereka korbankan.


‎“Ketika kita menikmati kemeriahan karnaval, mereka justru sibuk memungut sisa-sisa kemeriahannya. Saat kita pulang membawa cerita tentang perayaan, mereka pulang membawa lelah,” ujar seorang warga yang berada di seputaran simpang lima.

‎Warga lainnya berharap kepedulian terhadap kebersihan tidak hanya dibebankan kepada petugas DLH.

‎“Kita patut berterima kasih. Tapi masyarakat juga harus sadar, jangan membuang sampah sembarangan. Petugas kebersihan bukan tempat untuk melempar semua tanggung jawab kita,” katanya.


‎Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten PALI, Aryansyah, menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran DLH yang telah bekerja maksimal, bahkan hingga malam hari.

‎Ia mengapresiasi dedikasi para petugas yang tetap menjalankan tugas di tengah suasana perayaan HUT RI.

‎Cepatnya penanganan sampah pascakarnaval menjadi gambaran bahwa wajah sebuah daerah tidak hanya dibentuk oleh kemeriahan acara, tetapi juga oleh bagaimana lingkungan ditinggalkan setelah pesta selesai.


‎Sebab, ketika sorak-sorai telah reda dan lampu-lampu perayaan mulai padam, masih ada mereka yang bekerja dalam sunyi—memungut satu per satu sampah, membersihkan jalan dan mengembalikan kenyamanan kota.

‎Mereka mungkin tidak berdiri di atas panggung dan tidak mendapat tepuk tangan. Namun, dari tangan merekalah kebersihan PALI tetap terjaga. (Tim) 

×
Berita Terbaru Update