PALI -- Kedatangan Wakil Bupati PALI Iwan Tuaji ke Desa Tempirai Kecamatan Penukal Utara (4/2) ternyata bukan sekedar kunjungan Safari Ramadhan semata. Warga Tempirai justru menantikan kedatangan Iwan Tuaji.
Beberapa warga yang dijumpai media ini mengungkapkan mereka memang menantikan kedatangan Iwan Tuaji. Warga ingin mengucapkan terima kasih atas kepedulian tokoh muda PALI tersebut.
"Pak Iwan ini cepat tanggap menyikapi persoalan Warga" ujar salah satu warga.
Hal nyata kepedulian Iwan Tuaji adalah respon cepatnya mengatasi krisis jaminan kesehatan BPJS beberapa waktu lalu. Dimana Iwan Tuaji dengan penuh tanggung jawab hadir mendengarkan langsung keluhan warga.
Protes keras yang dilakukan MPP dengan melakukan demonstrasi menolak Penonaktifan BPJS beberapa waktu lalu menjadi sorotan warga.
"Protes yang dipimpin oleh Abu Rizal, S.Ag yang menuntut BPJS diaktifkan, justru ditanggapi Pak Iwan dengan baik. Inilah yang kami apresiasi dengan kepemimpinan beliau" ujar Din warga lainnya.
"Kalau Pak Iwan tidak menanggapi dengan serius, tidak mungkin BPJS kami kembali aktif" tambahnya.
Maka tidak mengherankan kedatangan Iwan Tuaji dalam rangka Safari Ramadhan tersebut sangat dinantikan warga Tempirai.
Sebagaimana diketahui, Wabup Iwan Tuaji hadir ditengah-tengah warga Tempirai yang memadati Masjid Babussalam Desa Tempirai.
Antusias warga ini diamini oleh Kepala Desa Tempirai Selatan Sapikal Usman yang mengungkapkan rasa syukur atas kunjungan tersebut. Menurutnya, kehadiran Wakil Bupati bersama rombongan menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat desa Tempirai Selatan.
Bahkan kedatangan Iwan Tuaji disambut Tari Lading, sebuah tarian kebanggaan masyarakat Tempirai. Tarian tersebut biasanya digelar untuk menyambut tamu kebesaran.
Camat Penukal Utara Fahrudin, S.Pd.I, juga mengungkapkan hal serupa. Birokrat muda kebanggaan masyarakat Penukal Utara tersebut menilai Safari Ramadan bukan hanya kegiatan ibadah bersama, tetapi juga jembatan yang memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
“Silaturahmi seperti ini sangat penting. Ketika pemerintah dan masyarakat saling mendengar, maka pembangunan akan berjalan lebih baik,” ujarnya. (Tim)



