Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

AP3 Soroti Keterlambatan Penanganan Kebakaran, Desak Pemkab dan DPRD PALI Hadirkan Solusi Nyata

Sabtu, 18 Juli 2026 | Juli 18, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-18T08:50:52Z

PALI, 18 Juli 2026 – Aliansi Pemuda Peduli PALI (AP3) menyampaikan keprihatinan mendalam atas terus berulangnya peristiwa kebakaran rumah di Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI. Dalam kurun waktu 2024 hingga 2026, sedikitnya telah terjadi lima peristiwa kebakaran di lima desa yang mengakibatkan rumah warga hangus terbakar.


Lebih memprihatinkan lagi, di sejumlah peristiwa tersebut mobil pemadam kebakaran dilaporkan baru tiba setelah api berhasil dipadamkan secara swadaya oleh masyarakat. Kondisi ini menunjukkan masih adanya persoalan dalam kesiapsiagaan dan respons penanganan kebakaran yang perlu menjadi perhatian serius.


Kebakaran terakhir yang terjadi di Desa Muara Sungai pada 17 Juli 2026 kembali memperkuat kekhawatiran masyarakat terhadap lambatnya respons penanganan keadaan darurat. Menurut AP3, situasi seperti ini tidak boleh terus berulang karena menyangkut keselamatan jiwa dan harta benda masyarakat.


Ketua Umum AP3, ABU RIZAL, S.Ag, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten PALI bersama DPRD Kabupaten PALI perlu segera mengambil langkah konkret, bukan hanya memberikan belasungkawa setiap kali musibah terjadi.


> "Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas. Jangan sampai keterlambatan penanganan menjadi hal yang dianggap biasa. Sudah saatnya ada solusi nyata agar kejadian serupa tidak terus berulang," tegas Abu Rizal.


AP3 mendesak Pemerintah Kabupaten PALI dan DPRD Kabupaten PALI untuk segera:


1. Menyiapkan armada dan personel pemadam kebakaran yang siaga 24 jam di setiap kecamatan, khususnya Kecamatan Tanah Abang.

2. Membangun Pos Pemadam Kebakaran di setiap kecamatan, terutama di Kecamatan Tanah Abang sebagai wilayah yang membutuhkan respons cepat.

3. Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem kesiapsiagaan dan waktu respons penanganan kebakaran.

4. Memperkuat edukasi, mitigasi, dan sistem peringatan dini agar masyarakat lebih siap menghadapi potensi kebakaran.


AP3 berharap kritik ini dipandang sebagai masukan konstruktif untuk mendorong perbaikan pelayanan publik. Keselamatan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan komitmen nyata dari seluruh pemangku kepentingan.(Tim) 

×
Berita Terbaru Update