Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pimpinan Ponpes Modern Ar-Rozi Apresiasi Kehadiran Wagub Sumsel Cik Ujang di Harlah ke-22

Kamis, 09 Juli 2026 | Juli 09, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-09T11:01:10Z


PALI – Kehadiran Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Cik Ujang, bersama Bupati PALI dalam peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-22 Pondok Pesantren Modern Ar-Rozi mendapat apresiasi dari jajaran pimpinan pesantren tersebut.


Apresiasi itu disampaikan Pengasuh sekaligus Mudir Pondok Pesantren Modern Ar-Rozi, Ustadz Sutan Syahrir, melalui juru bicara Wakil Gubernur Sumsel, Firdaus Hasbullah, SH, MH, usai kegiatan yang berlangsung pada Kamis (09/07/2026).


Menurut Firdaus Hasbullah, kehadiran langsung Wakil Gubernur Sumsel bersama Bupati PALI merupakan bentuk perhatian dan dukungan nyata pemerintah terhadap perkembangan pendidikan berbasis pesantren di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).


“Beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Bapak Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang yang telah hadir secara langsung dalam rangkaian Harlah ke-22 Pondok Pesantren Modern Ar-Rozi. Kehadiran ini menjadi motivasi dan semangat bagi keluarga besar pesantren,” ujar Firdaus.


Firdaus menjelaskan, Pondok Pesantren Modern Ar-Rozi merupakan salah satu pesantren terbesar di Kabupaten PALI yang telah berdiri sejak 16 April 2004 dan terus menunjukkan perkembangan yang signifikan.


Selain berperan dalam mencetak generasi berakhlak dan berilmu, para santri Ar-Rozi juga telah menorehkan berbagai prestasi di tingkat provinsi maupun nasional dalam beragam ajang kompetisi.


“Ar-Rozi bukan hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga berhasil melahirkan santri-santri berprestasi yang mampu bersaing di berbagai kompetisi. Ini menjadi kebanggaan masyarakat PALI dan Sumatera Selatan,” katanya.


Lebih lanjut, Firdaus menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan memiliki komitmen kuat dalam mendukung keberlangsungan dan pengembangan pondok pesantren. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai regulasi dan program yang berpihak pada dunia pesantren.


“Pemprov Sumsel telah memiliki payung hukum yang jelas, mulai dari Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Pesantren hingga Peraturan Gubernur Nomor 37 Tahun 2021 yang memberikan dukungan terhadap eksistensi dan pengembangan pondok pesantren di Sumatera Selatan,” jelasnya.


Tidak hanya itu, pemerintah provinsi juga terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan pesantren melalui berbagai program pembinaan, dukungan operasional, serta pemberian apresiasi kepada lembaga-lembaga pesantren yang berprestasi.


Firdaus menilai, perhatian yang diberikan Cik Ujang terhadap pesantren merupakan bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap pembangunan sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan.


Dalam kesempatan tersebut, Cik Ujang juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten PALI di bawah kepemimpinan Bupati Asgianto yang terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan, baik pendidikan formal maupun pendidikan keagamaan.


Salah satu program yang mendapat perhatian adalah Program Buta Aksara Al-Qur'an yang selama ini telah berjalan di Kabupaten PALI sebagai upaya meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur'an di tengah masyarakat.


“Beliau mengapresiasi Program Buta Aksara Al-Qur'an yang telah lama dijalankan di Kabupaten PALI. Program ini dinilai sejalan dengan visi pembangunan sumber daya manusia yang religius dan menjadi contoh sinergi yang baik antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten,” pungkas Firdaus.


Peringatan Harlah ke-22 Pondok Pesantren Modern Ar-Rozi berlangsung khidmat dan dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, tokoh agama, para santri, alumni, serta masyarakat yang turut merayakan perjalanan panjang pesantren dalam mencetak generasi Islam yang unggul dan berdaya saing. (PA) 

×
Berita Terbaru Update