Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

CATUR PALI MENGGILA DI KEJURPROV SUMSEL 2026: BORONG 9 MEDALI!

Selasa, 15 September 2026 | September 15, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-15T09:08:07Z


PALI |  Catur Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kembali menunjukkan tajinya di panggung olahraga Sumatera Selatan.


Bukan sekadar tampil sebagai peserta, kontingen catur PALI sukses memborong 9 medali pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur Sumatera Selatan Tahun 2026, dengan rincian 2 medali emas, 5 perak dan 2 perunggu.


Capaian tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pembinaan cabang olahraga catur di Bumi Serepat Serasan mulai menunjukkan hasil. Menariknya, prestasi bukan hanya datang dari kelompok senior, tetapi juga didominasi pecatur usia muda yang mampu menembus persaingan tingkat provinsi.


Berdasarkan daftar pemenang yang dirilis Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Provinsi Sumatera Selatan, dua medali emas PALI masing-masing dipersembahkan Frayesi pada nomor Senior Putri dan Intan Putri Rinaldy pada nomor Junior B Putri (U-17).


Sementara itu, deretan medali perak diraih Jessica Wulandari pada Junior A Putri (U-19), Azura Rahma Syaila pada Junior B Putri (U-17), Abdullah Maulana pada Junior C Putra (U-15), serta Akira Saputri pada Junior D Putri (U-13).


Sedangkan medali perunggu antara lain dipersembahkan Damil Valiyou pada Junior D Putra (U-13).


Sembilan medali tersebut memperlihatkan satu hal penting: regenerasi pecatur PALI mulai berbicara.


Atlet-atlet muda dari berbagai kelompok usia mampu bersaing dengan pecatur daerah lain di Sumsel. Kondisi ini menjadi modal penting bagi PALI untuk membangun kekuatan catur yang tidak hanya bertumpu pada atlet senior.


Ketua KONI PALI, Firman Irpama, M.Pd., memberikan apresiasi terhadap perjuangan para atlet dan pelatih yang telah mengharumkan nama Kabupaten PALI.


Menurutnya, raihan sembilan medali di Kejurprov Sumsel 2026 menjadi bukti bahwa kerja keras dalam pembinaan mulai memperlihatkan hasil.


“Kami mengapresiasi perjuangan para atlet catur PALI yang telah memberikan prestasi terbaik di Kejurprov Sumsel 2026. Raihan medali ini menjadi bukti bahwa pembinaan atlet di PALI, khususnya cabang olahraga catur, terus menunjukkan perkembangan,” ujar Firman.


Namun, Firman menegaskan, prestasi tersebut jangan membuat atlet dan pengurus cepat berpuas diri.


Menurutnya, Kejurprov harus dijadikan batu loncatan untuk meningkatkan kualitas latihan, mental bertanding dan pembinaan atlet secara berkelanjutan.


“Prestasi ini jangan berhenti sampai di sini. Kami berharap para atlet terus meningkatkan kemampuan, karena masih banyak kejuaraan yang akan dihadapi,” tegasnya.


Firman juga menekankan pentingnya memperkuat pembinaan atlet usia muda. Sebab, keberadaan pecatur muda yang sudah mampu bersaing di tingkat provinsi menjadi aset penting bagi masa depan olahraga PALI.



Dukungan pelatih, pengurus cabang olahraga, orang tua atlet dan pemerintah daerah dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan pembinaan.


KONI PALI berharap prestasi di Kejurprov Catur Sumsel 2026 tidak berhenti sebagai catatan medali, tetapi menjadi pemicu lahirnya lebih banyak pecatur potensial dari PALI.


“KONI PALI akan terus mendorong pembinaan olahraga agar semakin banyak atlet PALI yang mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional,” tambah Firman.


Dalam kesempatan tersebut, Firman didampingi Ketua Percasi PALI, Aryansyah.


Dengan torehan 2 emas, 5 perak dan 2 perunggu, catur PALI kini memiliki pijakan yang cukup kuat untuk melangkah lebih jauh.


Prestasi para atlet muda sekaligus menjadi pesan bahwa regenerasi catur PALI bukan sekadar wacana mulai terlihat di papan pertandingan dan dibuktikan dengan medali. (Bj) 

×
Berita Terbaru Update